PT.PP Properti Jadwalkan Operasional Jembatan Layang dan Tutup Atap Grand Kamala Lagoon Bulan September

Rayakan Ulang Tahun yang Ke-3, PT PP Properti Tbk Melakukan Topping Off Tower Emerald Grand Kamala Lagoon
April 15, 2017
Progress Grand Kamala Lagoon – 24 Agustus 2016
April 16, 2017
Show all

PT.PP Properti Jadwalkan Operasional Jembatan Layang dan Tutup Atap Grand Kamala Lagoon Bulan September

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengembang pelat merah PT PP Properti Tbk (PPRO) kembali memperkenalkan apartemen terbarunya yang ada di Grand Kamala Lagoon (GKL).

GKL merupakan proyek kawasan terpadu PPRO yang berada di atas lahan seluas 29 hektar di kawasan Kalimalang Bekasi.

Menara apartemen barunya yang diperkenalkan dalam pameran Indonesia Property Expo di JCC adalah Tower Victoria.

“Tower Victoria merupakan tower keempat GKL yang dibangun menyusul Tower Emerald, tower pertama GKL yang telah terjual dan akan rampung pada penghujung 2016 dan Tower Barclay, tower kedua GKL yang penjualannya telah mencapai 70 persen” ujar Direktur Pengembangan Bisnis PPRO Giyoko Surachmat, di Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Pada waktu bersamaan, Direktur Operasional PPRO Galih Saksono mengatakan perseroan akan melakukan peletakan atap di tower pertama dan kedua pada akhir September.

Rencana tersebut dibarengi dengan peresmian jembatan yang dibangun PPRO sebagai akses utama menuju GKL yang saat ini sudah bisa digunakan.

Tower Barclay North sampai sekarang sudah terjual habis dan menyisakan Tower Barclay South yang dijual dengan harga Rp 20 jutaan per meter persegi.

Sementara Tower Victoria terdiri dari empat apartemen dengan kapasitas total sebanyak 1.021 unit.

Adapun tipe-tipe yang dipasarkan di antaranya adalah satu kamar tidur seluas 21,35 meter persegi, satu kamar tidur deluxe dengan dimensi 27,8 meter persegi, satu kamar tidur executive dengan luasan 30,5 meter persegi, dan dua kamar tidur seluas 44 meter persegi.

“Tower ini kami tujukan untuk kelas middle low dan harganya Rp 8,5 juta per meter persegi atau Rp 180 jutaan per unit dan sudah terjual 500 unit sejak pameran Indonesia Property Expo dibuka Sabtu lalu,” ujar Giyoko.

Setelah Tower Victoria, PPRO juga akan segera membangun tower keempat GKL bernama Kamala Candara untuk kelas menengah atas dan terdiri dari enam menara apartemen.

Harganya menurut Galih berada di kisaran Rp 22 juta sampai dengan Rp 25 juta per meter persegi.

Di GKL, PPRO rencananya membangun sekitar 40 tower apartemen, mal, sekolah, taman air, dan fasilitas lainnya.

Pengembangan proyek dengan nilai investasi hingga Rp 100 triliun dirancang untuk selesai dalam 15 tahun ke depan.

Saat ini, pengembangannya baru memasuki tahun kedua, namun kenaikan harga jual selama periode tersebut diakui Galih cukup bagus.

“Per tahun ini naik 15 sampai 18 persen karena memang lokasinya dekat dengan berbagai akses transportasi seperti ol Jakarta Cikampek, Tol Becakayu, jalur Transjakarta, serta jalur LRT dan Kereta Api Cepat yang akan dibangun pemerintah,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *